Penyebab Sariawan dan Mengobatinya

Penyebab Sariawan

Kering kerontang, gak hanya dirasakan sewaktu kekurangan cairan saja tapi saat cuaca panas menyengat dan terpapar matahari seluruh keringat mengucur dan menguap.


Biasanya yang terasa tidak hanya dahaga, tetapi mulai meleteknya telstur bibir mwngering dan kelembapannya berkurang. Tidak heran pemakaian lipstik mamih cepat sekali memudar, tetapi solusinya mamih sering menggunakan pelembab untuk merawat bibir. Kalau hanya bagian luar saja yang dirawat ternyata tidak serta merta bagian dalam rongga mulut sampai tenggorakan dinyatakan sehat. 

Bagian rongga mulut merupakan penanda penting kesehatan dari keseluruhan tubuh, dan mendeteksi penyakit bisa terlihat dari kesehatan rongga mulut. Salah satunya yang sering dialami oleh seseorang adalah sariawan dan tentu saja tidak hanya mengganggu pada saat makan, ternyata sariawan juga harus diperhatikan penyebab juga kelanjutannya.

Seperti mamih yang mungkin masih mengabaikan sariawan, buat teman-teman sebaiknya di cek kembali bila sering mengalami sariawan atau ada infeksi yang terjadi dalam rongga mulut secara berkepanjangan.

Apa saja sih yang bisa dikategorikan sebagai sariawan dan infeksi di dalam rongga mulut??? berikut beberapa penjelasan penting yang bisa disimak.

Sariawan yang dalam istilah medis disebut stomatitis aftosa (apthous stomatitis) atau canker sore adalah luka di dalam mulut yang dapat menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman. Luka tersebut bisa berbentuk oval atau bulat, dan berwarna putih atau kuning dengan tepiannya yang berwarna merah akibat peradangan



Untuk menanggulangi rasa sakit akibat peradangan yang terjadi pada sariawan, menjaga kebersihan rongga mulut menjadi langkah yang amat baik karena dapat menurunkan terjadinya infeksi sekunder mikroorganisme yang menyebabkan penyembuhan sariawan terhambat. 

Selain itu pemicu seperti faktor hormonal, cuaca, konsumsi cairan dan makanan juga sangat mempengaruhi kesehatan rongga mulut. Sariawan juga bisa ditelaah dalam berbagai kategori seperti penjelasan gambar dibawah ini :


Drg. Rahmi Amtha menjelaskan, “Sariawan disebabkan oleh berbagai alasan seperti: 

1. stress, 
2. ketidakseimbangan nutrisi, 
3. luka/trauma, 
4. perubahan hormonal dan banyak lainnya.


Ternyata harus diperhatikan lagi nih warna, tekstur, ukuran juga waktu saat terjadinya infekso diarea rongga mulut.

Mencegah Infeksi Rongga Mulut : 

Menjaga kebersihan mulut yang utama dilakukan dengan 3 langkah, yakni: 
  • membersihkan gigi secara mekanis dengan tepat (menggosok gigi), 
  • membersihkan sisa makanan dan plak dari sela gigi dengan flossing, dan 
  • berkumur dengan cairan antiseptik sesuai indikasi.

Drg. Rahmi melanjutkan, “ Dalam menjaga kebersihan dan kesehatan mulut, masyarakat dihimbau untuk mengikuti petunjuk pemakaian obat ataupun larutan dengan tepat. 

Masyarakat juga harus lebih awas terhadap kondisi yang dialami. Apabila sariawan yang dialami terjadi berulang-ulang ataupun dalam waktu yang panjang, masyarakat direkomendasikan berkonsultasi lebih lanjut ke dokter.

Beberapa waktu yang lalu, Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) telah memberikan rekomendasi penggunaan beberapa jenis larutan untuk penanganan sariawan dan menjaga kebersihan mulut. 

Beberapa larutan yang direkomendasikan oleh BPOM adalah povidone iodine 1%, benzydamine HCl, atau kombinasi dequalinium chloride dan vitamin C yang dapat diklasifikasikan sebagai antiseptik. 

Penggunaan cairan atau larutan antiseptik merupakan salah satu metode untuk mengurangi peradangan pada daerah sariawan dan juga menjaga kebersihan daerah mulut agar kuman dan bakteri tidak menyebar. 

Pengobatan Sariawan

Masyarakat juga harus diperkenalkan bentuk yang harus diperhatikan jika ada ciri infeksi rongga mulut yang patut diwaspadai, seperri berikut ini :


Bila mengalami hal di atas, bisa menghubungi dokter terdekat dan cari tahu segera penyebab juga faktor pemicunya, sehinga bisa direkomendasikan untuk.segera melakukan mengobatan.

Drg. Rahmi Amtha, MDS, Sp.PM, PhD mewakili Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PBPDGI) sebagai Ketua Ikatan Spesialis Penyakit Mulut Indonesia menyampaikan Pemakaian larutan antiseptik merupakan salah satu cara dalam menjaga kebersihan daerah mulut. 

Saat kebersihan mulut terjaga, risiko terjadinya sariawan karena bakteri ataupun virus akan berkurang secara signifikan.



Salah satu larutan antiseptik yang direkomendasikan untuk menjaga kebersihan daerah mulut adalah larutan Povidone-Iodine 1%.  

Povidone-Iodine 1% merupakan zat antimikroba yang memiliki manfaat untuk menjaga kebersihan daerah mulut dan tidak menimbulkan resistensi. 

Berdasarkan hasil penelitian, cairan kumur antiseptik mengandung Povidone – Iodine terbukti dapat mengurangi jumlah bakteri dan virus pada rongga mulut sebanyak 99.4% dengan efektivitas tinggi dan waktu singkat .



 Povidone – Iodine lebih efektif dibandingkan antiseptik lainnya seperti Chlorexidine Gluconate dengan efektivitas 59.7% ataupun Cetylpyridinum Chloride dengan efektivitas 97.0%. 

Educator and Trainer Mundipharma, dr. Merry Sulastri menyatakan “Povidone-Iodine terbukti secara klinis dapat membunuh kuman seperti bakteri, jamur ataupun virus di area mulut dan tenggorok secara efektif  . 

Kami menganjurkan pada masyarakat untuk menggunakan larutan yang mengandung Povidone – Iodine 1%  untuk berkumur dan menjaga kesehatan daerah mulut, terutama apabila risiko infeksi atau iritasi di daerah mulut meningkat seperti sakit tenggorokan, sariawan, gusi bengkak ataupun bau mulut tak sedap.  

Salah satu obat kumur rekomendasi yaitu Betadine Obat Kumir yang senantiasa mamih gunakan juga, untuk menjaga kebersihan dan keshetan ro gga mulut sehari-hari.


Povidone – Iodine 1% telah teruji efektif secara klinis dan aman digunakan pada rongga mulut dan juga daerah tenggorok  karena memiliki spectrum yang luas, dapat membantu mempercepat penyembuhan luka infeksi di rongga mulut, dan membantu menghentikan pendarahan. 

Kandunganya terdapat dalam botol Betadine Obat Kumur yang mudah ditemui dan dijangkau masyarakat luas. Jadi sebisa mungkin masyarakat telah menyadari betapa.pentingnya menjaga kesehatan rongga mulut.

Povidone- Iodine juga merupakan salah satu rekomendasi utama dari World Health Organization (WHO) dalam pemakaian antiseptik di rongga mulut.

tips menarik yang bisa langsung dipraktekkan adalah : 

Dengan membiasakan melakukan kumur dan gargle selama 30 detik dengan menggunakan Povidone-Iodine dapat membantu mengurangi risiko dan mencegah infeksi di rongga mulut menjadi semakin parah. 

Mudahkan untuk menjaga kesehatan rongga mulut. Sehingga gak boleh lagi loh disepelakan, apalagi mengingat resiko bula tidak mengikuti prosedur untuk menjaga kesehatan rongga mulut.



Menyikat gigi dengan bersih dan jangan lupa untuk berkumur dengan cairan yang direkomendasikan. Menjaga kebersihan merupakan hal penting dalam mendukung gerakan hidup sehat, yuk mulai dari sekarang bersama-sama aktif mencegah dengan pola hidup sehat untuk keluarga
Spread the love
No Comments

Tinggalkan Balasan ke Gita Siwi Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *