Potensial, Single “DONE” Kun Saraswati Belajar Melupakan Masa Lalu Kelam

Pernahkah mengalami sebuah peristiwa dengan emosi yang saling bertolak belakang tapi datang bersamaan? Kadang merasa tak berharga atau berulang kali ditolak. Sebenarnya sebuah penggambaran hidup yang rata-rata dialami dalam perjalanan hidup manusia dan Kun Saraswati cerdas membidik tema dalam lirik lagu “Done” hingga kaya akan sebuah makna.

Mengapa lagu Kun Saraswati menjadi spesial membawakan single“Done” yang juga berkontribusi dalam penulisan lirik dan kemasan lagu “Done” hadir menjadi gambaran lagu yang bisa dinikmati segala kalangan. Siapa Kun Saraswati ? Apa makna lagu “Done” dan pengalaman latar belakang sebenarnya ?

Mengenal Kun Saraswati Menjadi Pendatang Baru Dunia Musik Indonesia

Banyak genre musik yang sering didengar oleh Kun Saraswati walaupun ia sudah jatuh hati dengan musik Jazz dan mengidolakan Diana Krall. Dengan latar belakang pendidikan musik yang ia dapatkan dibangku kuliah dan juga menjadi pengajar, mamih rasa karya-karya yang dihadirkan patut diperhitungkan karena memiliki lirik musik Kun Saraswati yang diasak dengan jiwa dan arti lirik beragam tidak hanya sebatas percintaan dua sejoli tapi bisa lebih luas dan dalam maknanya.

Sepintas uangkapan itu yang bisa mamih share ketika pertama kali mendengar lagu “Done” agar berbeda dari lagu Indonesia lainnya dan melihat beberapa cuplikan video yang di unggah di Youtube Kun Saraswati. Jujur semakin mamih penasaran ingin melihat performance ketika menyanyikan lagu “Done” langsung.

single done kun saraswati
Mamih penasaran mau melihat penampilan Kun Saraswati langsung

 

Sekaligus berkesempatan diundang peluncuran lagu dengan bersama rekan media dan juga Blogger Crony, mamih datang sengaja lebih awal ingin berada dalam posisi tempat duduk yang pas. Benar saja berada ditengah dan row atau baris kedua membuat mamih jelas menddengar dan melihat langsung penampilan dari Kun Saraswati yang memang matang serta tidak mengecewakan.

Peluncuran Single “Done” Kun Saraswati, Penuh Support dan Cinta

Sejujur-jujurnya mamih melihat mungkin karena ini sebuah cita-cita Kun Saraswati memiliki lagu yang bisa didengarkan banyak orang, moment indah ini dihadiri oleh keluarga, teman terdekat dan juga musisi yang support penuh akan karya dan potensi yang dimiliki Kun Saraswati. Mmaih merasa ruangan ini dipenuhi berbagai harapan dan cinta sehingga bisa jadi sebuah penampilan yang hangat dan penuh kekeluargaan.

launching single done kun saraswati
Seluruh keluarga dan sahabat mendukung Kun Saraswati dalam berkarya

Sebelum langsung membawakan single lirik musik Kun Saraswati “Done” Kun menyuguhkan beberapa lagu dengan genre yang sewarna dengan single “Done”. Ada sentuhan jazz dan warna suara dari Kun Saraswati memang potensial untuk mudah diingat dan menjadi sebuah ciri khas yang mampu menyajikan berbagai lagu dengan pembawaan tenang, powerful dan penuh penghayatan.

Tentu semua ilmu yang Kun Saraswati dapatkan dari pendidikan muiknya membuahkan sebuah hasil karya yang sudah menyatu dengan aransemen, lirik, serta total suara yang indah dalam bauran judul lagu Kun Saraswati  “Done”. Tidak heran lagu “Done” digodok dengan matang dari tahun 2016, sampai peluncuran kini Kun Saraswati bercerita betapa bahagianya dan bersyukur mendapatkan support dar orang-orang disekitarnya termasuk keluarganya.

Bagaimana Potensi Lagu Kun Saraswati “Done” di Kancah Musik Terkini

Kalau mamih melihat pendatag baru dengan usia muda, talenta dan penampilan menarik ada beberapa nama yang melejit menjadi bintang. Sebut saja Marion Jola, Stephanie Poetri, Rahmania Astrini, Ify, yang sudah lebih dahulu menelurkan single bersama musisi ternama dan mampu dikenal banyak masyarakat serta dilirik dunia musik internasional.

Untuk potensi lagu Kun Saraswati sendiri yang tidak kalah memiliki ruang kreatif yang lebih luas, mamih rasa bisa mampu mengimbangi dan akan bertahap dikenal oleh masyarakat dimulai dari single lirik musik Kun Sarsawati “Done”. Banyak yang mengartikan arti lirik “Done” seperti pengalaman untuk move on dari pasangan, dan mengubur kenangan kelam yang telah dilalui bersama mantan. Tetapi arti dari lirik “Done” ini beragam meninggalkan berbagai masalalu yang buruk dan mulai beranjak untuk mengajak semangat melanjutkan hidup dan bangkit kembali.

pontensi single done kin saraswati
Pontensi dari lagu Done Kun Saraswati

Lirik musik Kun Saraswati juga mudah dihafal dengan rima vokal senada serta mudah untuk disenandungkan bisa menemani berbagai moment dalam rutinitas kehidupan yang dilalui. Bila sudah banyak terdengar di beberapa media seperti JOOX, Spotify, Deezer, Itunes, dan juga Youtube kemungkinan akan memperoleh tempat di tangga lagu dan menjadi hits bersamaan dengan lagu-lagu yang potensial lainnya.

Lagu Indonesia yang kini semakin disukai menjadi spesial ketika Done muncul dan menurut Kun Saraswati sebagai sajian perkenalan yang ditampilkan lengkap. Tempo lagu yang cenderung lambat tersebut cukup mewakili karakternya yang begitu senang dengan pop dan jazz. Lagu itu menceritakan mengenai kekecewaan. ‘Done’ ternyata ditulis sendiri oleh Kun Saraswati yang terinspirasi dari pengalaman pribadinya.

“Tidak apa-apa untuk merasa sedih, yang penting adalah bagaimana kita bangkit dari kesedihan itu dan melanjutkan hidup dengan semangat baru,” seperti yang diutarakan saat ia menjelaskan bagaimana latar belakang lagu ini tercipta.

Mamih berharap Kun saraswati dengan kemampuannya dibidang musik mampu memberikan sebuah sajian musik berkelas dengan tema lirik beragam dan membuat banyak inspirasi serta bisa dinikmati berbagai usia, karena musik sebuah bahawa yang universal bisa menjadi media pesan yang indah dan selalu diingat.

 

Video Official “Done” Kun Saraswati

Lirik yang mamih suka dibagian prechorus

The sky starts raining, but my heart keeps tracing
The storms are raging, but my heart keeps falling

Memang tidak mudah melupakan masalalu terlebih kenangan yang buruk, banyak orang yang berusaha keluar dari pengalaman tidak menyenangkan dan ketika mengingatnya kembali memncoba agar tidak mengalami sakit hati yang berulang.

Ketika sebuah lelucon kita dengar sekali mungkin akan tertawa, tetapi bila sudah mendengarnya lebih dari dua kali bagian lucunya sudah tidak membuat tertawa kembali. Berbeda dengan kenangan buruk yang mungkin kita berulang kali hadir dalam pikiran akan dapat merasakan sakit yang sama.

Sedih, sakit, kecewa, marah itu tidak apa-apa dan sebuah emosi yang manusia, semakin dewsa semoga semakin bisa memahami bagian respon dari emosi yang dirasakan agar tidak menyakiti diri sendiri atau membahayakan orang lain.
Sukses untuk langkah Kun Saraswati semoga menjadi inspirasi dan membawakan berbagai karya indah yang lainya.

Teman-teman bisa lebih mengenal Kun Saraswati melalui websitenya : Kun Saraswati

Spread the love

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *