Review Lansinoh 2in1 Electric Breast Pump yang Membantu Meningkatkan Produksi ASI

Banyak yang bertanya sama mamih, “Wah ASInya bisa banyak gimana caranya?” sebenarnya setiap ibu yang melahirkan bila tidak ada kondisi medis, semua bisa menyusui, tinggal bagaimana usaha dan lika-likunya. Kenapa mamih bilang lika-liku? Karena saat memberikan ASI untuk Andara anak kedua, mamih harus melewati beberapa hal dan kini membuat mamih jadi eping.

Eping atau exclusive pumping ini ditujukan untuk mama yang hanya memerah ASI dan diberikan pada bayi dengan alasan tertentu. Walaupun mamih belum berhasil untuk DBF (Direct Breast Feeding), mamih masih bisa memberikan ASI untuk Andara. Mulai yang tadinya 5ml sekarang produksi ASI mamih 1500 ml per hari.

Bagaimana cara mamih meningkatkan produksi ASI ? Salah satunya rutin pumping, memerah atau memompa ASI dengan pompa ASI yang cocok. Bagaimana mencari pompa ASI yang cocok ? Mamih akan breakdown pengalaman mamih berpetualang dengan pompa ASI dan ketemu jodoh Lansinoh 2in1 Electric Breast Pump.

Meningkatkan Produksi ASI dengan Lansinoh 2in1 Electric Breast Pump

Pengalaman mamih saat menyusui dua anak berbeda-beda. Kalau boleh dibilang, saat anak pertama mamih tidak ada masalah sama sekali, hanya puting lecet yang normal saja. Selanjutnya jarak 7 tahun ke anak kedua, sebenarnya mamih sudah mempersiapkan untuk belajar menyusui saat hamil. Seperti ikut kelas online, tetapi keadaan serta kenyataan memang gak semudah yang mamih bayangkan.

Awal lahir Andara sulit untuk DBF (Direct Breast Feeding) atau menyusui langsung. Mamih sudah coba relaktasi namun hanya berhasil membuat Andara nyaman untuk ngempeng, alhasil berat badan drop sampai 13% ke 2.3kg. Konsultasi ke DSA langsung dilakukan tindakan untuk tes lab darah lengkap dan urine. Tidak ada yang bermasalah, hanya saja Andara kurang kecukupan ASI. Jadi mamih memerah dan memberikan ke Andara diawal hanya 5ml, kemudian dengan konsisten pumping, produksi ASI meningkat dan berproses mulai dari 30ml, keesokannya naik menjadi 60ml, seminggu kedepan naik menjadi 90ml, dan mulai stabil sampai sekarang.

Untuk menemukan Lansinoh 2in1 Electric Breast Pump ini, mamih sudah mencoba sebelumnya 3 pompa ASI manual maupun elektrik dengan merk ternama namun belum cocok. Jadi mamih cari pompa yang sesuai kebutuhan, karena pompa ASI juga akan bekerja maksimal kalau kita nyaman dan paham mode juga penggunaannya.

Pompa asi elektrik dari Lansinoh

Cara mamih meningkatkan produksi ASI :
Salah satu hal penting prinsip ASI adalah supply by demand dimana ASI akan terus diproduksi ketika adanya permintaan. Hormon prolaktin yang mengatur produksi ASI akan bekerja ketika permintaan terus ada itu berarti ASI akan lebih banyak saat terjadi pengosongan dengan menyusui bayi langsung atau dipompa.

Karena mamih pakai jalur memompa, jadi di minggu awal melahirkan mamih mulai rutin memompa 12x atau setiap 2jam dengan durasi 15-20 menit. Konsisten melakukan pengosongan maka prLooduksi mamih bertambah.

Makan bergizi, dan perbanyak makan yang membantu memperlancar ASI seperti daun katuk, jagung, kacang hijau,pare, edamame, juga kacang-kacangan yang lain. Bisa dibantu dengan booster ASI dan minum air putih minimal 4 liter sehari.

Untuk merangsang hormon oksitosin yang bekerja untuk melancarkan ASI, sebisa mungkin relaks, positif thinking, hindari stres, istirahat cukup serta komunikasi dengan pasangan untuk membagi tugas dan bekerja sama mengurus bayi. Jadi mamih harus cukup istirahat supaya lebih fit dan gak gampang lelah.

Mamih juga melakukan pijat laktasi, sekaligus untuk belajar melakukan pijat laktasi sendiri dirumah dan meminta papih untuk belajar pijat oksitosin juga. Penting banget untuk komunikasi dengan pasangan apa yang kita rasakan, karena setelah melahirkan itu lelahnya juga luar biasa dan tubuh sedang beradaptasi, belajar untuk memproduksi ASI.

Berdoa, minta maaf ke orang tua agar kita juga diberikan kemudahan demi kelancaran masa menyusui, selain itu ajak orang yang ada dirumah juga untuk bekerja sama, minta dukungan dan minta bantuan.

Lansinoh 2in1 Electric Breast Pump

Selain melakukan hal diatas karena mamih hanya memompa saja tidak menyusui langsung, mamih harus melakukan jurus rahasia agar produksi ASI meningkat. Bisa melakukan metode ”power pumping atau cluster pumping”, dan mamih memilih melakukan power pumping saja. Ketika dilakukan dengan konsisten dan rutin, produksi ASI bisa terlihat meningkat sesuai kebutuhan bayi.

Kalau mengenal istilah growth spurts dimana bayi menyusu seakan tiada henti, power pumping dilakukan untuk mensiasati hal tersebut bagi ibu yang memerah atau memompa ASI. Mamih baru terasa produksi ASI meningkat ketika melakukan power pumping di jam yang sama sekitar 3 hari. Karena masih sanggup dan semangat, mamih melanjutkan hingga 7 hari dan terasa betul perbedaannya makin meningkat hasil pompanya.

Karena kunci keberhasilan salah satunya pompa ASI yang cocok, untuk melakukan power pumping sebaiknya menggunakan pompa ASI hospital grade yang memiliki mesin lebih kokoh dan bisa hanya istirahat 5 menit, mesin bisa digunakan kembali, serta tetap awet. Power pumping bagus dilakukan malam hari sekitar jam 11 sampai jam 5 subuh dimana hormon prolaktin sedang bekerja maksimal.

Cara melakukan power pumping dengan pompa ASI ganda atau double pump, yaitu 20 menit pompa – 10 menit istirahat (biasanya mamih kompres hangat dengan Lansinoh TheraPearl® Breast Therapy) – 10 menit pompa – 10 menit istirahat dan 10 menit pompa jadi total waktu yang diperlukan yaitu 1 jam.

Ketika mamih melakukan power pumping biasanya menyiapkan cemilan, 1 liter air putih, dan tontonan supaya gak jenuh. Kalau ngantuk pasti, tapi ya dikuat-kuatin hehehe. Jadi dalam sehari di awal ingin meningkatkan produksi ASI mamih 11 kali melakukan Reguler Pumping (15-20 menit) dan 1 kali Power Pumping (60 menit).

Review Lansinoh 2in1 Electric Breast Pump mudah digunakan dan menghemat waktu

Dengan konsisten pengosongan payudara dan sering memerah atau memompa ASI dalam sehari, jadi mamih menyesuaikan kondisi dengan memilih pompa yang cocok dan tahan lama. Pertama hospital grade agar mesin lebih awet, pompa ganda dan elektrik agar menghemat waktu juga tenaga karena sering banget kan mompanya. Kenyamanan, ini balik lagi disesuaikan kebutuhan. Karena Lansinoh 2in1 Electric Breast Pump menyediakan 2 corong 25mm dan 30.5mm, jadi mamih sangat nyaman untuk ukuran puting yang besar menggunakan corong 30.5mm.

Selanjutnya karena double pump dan punya mode hisapan yang lembut, mamih nyaman menggunakan Lansinoh 2in1 Electric Breast Pump

Produk Lansinoh 2in1 Electric Breast Pump

Review Lansinoh 2in1 Electric Breast Pump

Awalnya mamih mencari pompa ASI dengan corong yang besar, karena corong yang sebelumnya mamih gunakan terlalu kecil jadi sakit dan memompa jadi menakutkan. Lanjut cari pompa ASI yang best seller dan terbaik, Lansinoh 2in1 Electric Breast Pump masuk jajaran yang banyak digunakan oleh ibu-ibu diseluruh dunia.

Desainnya yang tidak terlalu besar tetapi sudah hospital grade juga menjadi pilihan mamih agar punya pompa ASI yang awet dan kokoh karena mamih akan sering sekali untuk memompa ASI. Tambahan dengan pinggiran silikon dicorongnya menjadi tiap hisapannya lebih nyaman dan tidak sakit walaupun mamih menambah level hisapan yang tinggi.

Pompa ASI Lansinoh ini tidak terlalu sulit saat pemasangan, juga bagian-bagiannya mudah untuk dibersihkan. Dengan layar mesin yang lebar dan jelas akan memudahkan saat melihat waktu atau durasi pompa, melihat level hisapan dan mode hisapan yang digunakan jadi bisa mengontrol saat memompa.

Lansinoh 2in1 Electric Breast Pump, membantu memingkatkan produksi ASI

Kelebihan Pompa ASI Lansinoh ( Lansinoh 2in 1 Electric Breast Pump )

Sudah double pump atau pompa ganda jadi bisa menghemat waktu saat memompa. Bisa juga digunakan sebagai single pump ketika dibutuhkan misalkan sisi payudara kanan sudah disusui hanya tinggal mengosongkan sisi payudara sebelah kiri dan sebaliknya.

Bisa dipakai dengan menggunakan listrik atau 6 buah batre AA, bisa menjadi pilihan memompa dimana saja saat tidak ada listrik.

Disediakan 2 pilihan corong 25mm dan 30.5mm serta pinggiran corong terbuat dari silikon yang membuat sesi pompa menjadi lebih nyaman.

Ada 2 tahapan hisap, yang pertama pijat dengan delapan level kekuatan dan kedua hisap dengan 3 mode pilihan dengan delapan level kekuatan. Jadi mode yang dibuat seperti ritme bayi menyusui yang diawali dengan hisapan cepat dan berikutnya hisapan lebih kuat serta panjang. Karena mode yang dibuat juga sudah melewati tahap penelitian juga. Penting banget mode hisapan apalagi untuk memancing LDR (Let Down Refleks) atau sensasi ASI memancur.

Lansinoh 2in1 Electric Breast Pump

Lansinoh 2in1 Electric Breast Pump sudah hospital grade (HG), pompa ini diproduksi dengan kebutuhan pemakaian yang lebih sering. Untuk busui yang sedang Power Pumping, lebih baik memakai tipe HG, karena mesin HG jauh lebih kokoh dibandingkan tipe dibawahnya, dengan pemakaian sering dan terus menerus, daya tahan mesin tidak cepat rusak.

Lansinoh 2in1 Electric Breast Pump sudah closed system yaitu aliran ASI tidak akan masuk ke selang dan mesin,

Lansinoh 2in1 Electric Breast Pump sudah BPA and BPS free.

Intruksi penggunaan Lansinoh 2in1 Electric Breast Pump

Selain kelebihan diatas yang menurut mamih nyaman dan mudah digunakan, tentu saja sudah sangat membantu mamih dalam memerah atau memompa ASI.

Produksi ASI mamih meningkat juga didukung dengan support system salah satunya menggunakan pompa ASI yang nyaman dari Lansinoh 2in1 Electric Breast Pump.

Kelebihan dari Lansinoh 2in1 Electric Breast Pump

Untuk ibu-ibu yang sedang mencari pompa ASI, bisa disesuaikan dengan kebutuhan, apa yang menjadi prioritas dan tujuan untuk memompa ASI. Mulai dari budget, ukuran corong, mode hisap, ukuran mesin dan lainnya yang menjadi pertimbangan saat membeli pompa ASI.

Paling penting memang kenyamanan bisa memancing LDR berkali-kali, jadi pengosongan optimal dan ASI produksinya semakin meningkat.

Semoga bisa terus memberikan ASI untuk Andara

Tertarik juga dengan pompa ASI Lansinoh atau produk Lansinoh lainnya bisa langsung dilihat di official store Lansinoh Indonesia (disini) dan juga Instagram @lansinohid untuk edukasi seputar menyusui. Bisa share juga nih pengalaman memompa ASI dikolom komentar yah.

Salam sehat semuanya

Spread the love

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *